Penemuan Peta Dunia

Perubahan pada peta dunia lebih banyak di lakukan antara tahun 1475 dan 1525 dibandingkan dengan 1000 tahun sebelumnya.

Selama berabad-abad tidak ada perubahan yang berarti atas konstruksi kapal-kapal Punisia dan Viking. Barulah pada masa pelayaran penemuan terdapat beberapa kemajuan. Waktu itu kapal telah dilengkapi dengan beberapa tiang dan banyak layar. Kapal lebih mudah dikendalikan karena perlengkapannya lebih sempurna. Bentuk kemudinya telah diperbaharui, digerakkan dengan roda kemudi. Badan kapal dibuat lebih panjang dan lebih dalam, sehingga lebih banyak ruangan yang dapat dipergunakan.

Dengan jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453, orang Islam menyempurnakan penaklukan atas daerah Laut Tengah sebelah timur, sehingga penguasa Eropa yang sangat bergantung pada keuntungan perdagangan di timur terpaksa harus mencari perniagaan baru. Pangeran Henry dari Portugis, mengabdikan seluruh hidupnya untuk mencari jalan pelayaran menuju ke timur dengan  Afrika.

 

Gambar : Peta dunia yang dibuat pada 1486. Ini berdasarkan peta yang di persiapkan oleh Ptolemy, ahli astronomi pada abad kedua M. Waktu itu Amerika belum ditemukan dan orang tidak tahu banyak tentang bentuk Afrika Selatan yang sebenarnya.

 

Pada tahun 1486-87, 27 tahun setelah Henry meninggal, impiannya dilaksanakan oleh Bartholomeo Diaz. Bagian pertama pelayarannya, di sebelah barat Afrika, telah biasa dilayari. Tapi di sebelah selatan Teluk Walfish angin kencang meniup kapalnya menjauhi daratan, ke dalam badai utara yang selama 13 hari menyeret mereka ke selatan. Setelah badai reda Diaz menuju ke timur, dengan harapan akan mencapai pantai Afrika. Mereka cemas akan hilang untuk selama-lamanya karena setelah tiga hari daratan tak juga nampak. Lalu mereka membelokkan kapal ke utara – tak lama kemudian daratanpun terlihat. Ternyata Diaz telah menemukan ujung selatan Afrika. Vasco da Gama menyelesaikan pelayaran ini sampai ke sebelah timur Afrika dan menyebrang ke India.

 

Jika bangsa Portugis mencari jalan ke Asia dengan mengitari Afrika, orang-orang Spanyol memimpikan dapat mencapai Asia dengan berlayar ke arah barat. Waktu itu benua Amerika belum di kenal. Orang-orang Eropa berpendapat, jika seorang berlayar terus ke barat, ia akan sampai ke timur Asia. Pada tanggal 3 Agustus 1492, Christopher Colombus memulai pelayaran bersejarahnya. Setelah dengan lancar berlayar selama 36 hari, Colombus tiba di kepulauan yang kini disebut Bahama. Kemudian dari sana ia berlayar terus dan menemukan Kuba dan Hispaniola. Colombus adalah salah seorang penjelajah yang ulung, namun bukanlah seorang ahli ilmu pengetahuan. Dia terlalu percaya kepada teorinya, sehingga merasa yakin bahwa ia telah mencapai bagian timur Asia. Barulah kemudian Amerigo Vespucci yang menyadari bahwa yang ditemukan Colombus itu adalah “Dunia Baru” yang kemudian disebut Amerika.

 

Peta dunia segera dilukis kembali untuk mencantumkan benua baru itu – sebanyak yang mereka ketahui pada ketika itu. Kemudian para penjelajah itu mengalihkan perhatian mereka untuk mencapai Asia dengan mengitari Amerika – ke selatan dan ke barat laut.

 

 

Gambar : Peta dunia yang dibuat pada 1570. Diaz telah berlayar mengelilingi Afrika; Da Gama melanjutkannya sampai ke India; Colombus, Vespucci dan Magellan telah mencantumkan Amerika ke dalam peta. Pelayaran-pelayaran penemuan telah banyak membantu untuk mengetahui bentuk dunia yang lebih sempurna.

 

Jalan barat laut telah bertahun-tahun digarap oleh pelaut-pelaut terkenal seperti John dan Sebastian Cabot, Martin Frobisher dan lain-lain. Mereka menemukan Nova, Scotia, Newfoundland dan Kanada. Mereka menemukan perairan-perairan yang kaya dengan ikan. Tetapi udara dingin dan es telah mengalahkan mereka.

 

Para penjelajah itu terpaksa menghentikan usaha-usaha mereka mencari jalan barat laut ini selanjutnya. Pada tanggal 21 Oktober 1520, setelah mengitari sebuah tanjung, mereka melihat selat yang menuju ke arah barat. Dengan penuh harapan mereka mengikuti selat itu. Setelah berjuang selama 38 hari yang menegangkan melalui selat selat yang seringkali sangat sempit, sampailah mereka di laut terbuka. Magellan menamai laut yang belum pernah di layari ini “Pasifik” (yang penuh damai) dan selat tadi yang mereka lewati dinamainya Selat Magellan. Kemudian mereka meneruskan perjalanan ke kepulauan Mariana dan Filipina, dimana Magellan gugur dalam perkelahian dengan penduduk asli.

 

 

Sisa awak kapalnya meneruskan perjalanan ke barat dan akhirnya tiba di Spanyol pada tanggal 6 September 1522. Pelayaran itu memakan waktu tiga tahun. Yang selamat dapat kembali hanya 18 orang serta sebuah kapal. Akan tetapi mereka telah berhasil mengelilingi dunia dan sukses mengukir sejarah.

 

 

 

Terima kasih telah membaca artikel Penemuan Peta Dunia , baca pula artikel – artikel menarik lainnya secara gratis di blog ini. Jangan segan untuk meninggalkan komentar, saran, kritik atau apapun jika ada kesalahan dalam link download.

sumber : pustaka

Be Sociable, Share!

One thought on “Penemuan Peta Dunia

  1. hi there free.bebasmilih.com owner found your site via yahoo but it was hard to find and I see you could have more visitors because there are not so many comments yet. I have found site which offer to dramatically increase traffic to your blog http://mass-backlinks.com they claim they managed to get close to 4000 visitors/day using their services you could also get lot more targeted traffic from search engines as you have now. I used their services and got significantly more visitors to my blog. Hope this helps :) They offer most cost effective services to increase website traffic at this website http://mass-backlinks.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>